Jenis-Jenis Penyakit Kelamin

  • Share
Penyakit KelaminSiapa yang tidak pernah mendengar tentang penyakit kelamin? semua pasti sudah mendengar, atau bahkan mungkin pernah menderita,  hanya saja seberapa tahu dan apa saja jenisnya itu yang perlu diketahui lebih lanjut. Segelintir penyakit kelamin dibawah ini yang mungkin akan timbul dalam lingkungan penganut seks bebas.
Penyakit kelamin seringkali diistilahkan dengan PMS atau Penyakit Menular Seksual, karena sebagian penyakit kelamin memang menular, dan penularan terjadi saat kontak seksual antara pria dan wanita terjadi, eh bisa juga sejenis untuk pasangan homo / lesbian.
Baiklan berikut ini jenis-jenis penyakit seksual yang perlu kita ketahui.

GONORRHEA & CHLAMYDIA

  • Disebabkan oleh sejenis bakteri. Infeksi dimulai beberapa hari sampai beberapa minggu setelah melakukan hubungan sex dengan orang yang terjangkit penyakit ini.
  • Pada seorang pria, penyakit ini menyebabkan keluarnya cairan dari kemaluan atau penis pria. Buang air kecil saja dapat terasa sakit. Gejala-gejala keluhan ini dapat terasa berat atau bahkan tidak terasa sama sekali.
  • Gejala-gejala gonorrhea pada seorang wanita biasanya sangat ringan atau tidak terasa sama sekali, tetapi kalau tidak diobati penyakit ini dapat menjadi parah dan menyebabkan kemandulan. Sehingga justru karena tidak terasa ini menjadi semakin berbahaya.
  • Penyakit ini dapat disembuhkan dengan antibiotik bila ditangani secara dini. Kalau sudah terlambat hmmm… tanya dokter aja deh.
HERPES
  • Disebabkan oleh sejenis virus, dapat diobati tetapi tidak dapat disembuhkan, sehingga akan diderita seumur hidup.
  • Gejala timbul antara 3 sampai 10 hari setelah berhubungan sex dengan orang yang menderita penyakit ini.
  • Gejala awal muncul seperti lecet yang kemudian terbuka menjadi lubang kecil dan berair.
  • Dalam 5 sampai 10 hari gejala hilang.
  • Virus menetap dalam tubuh dan dapat timbul lagi sesuatu saat, dan kadang-kadang sering kumat.
  • Wanita kerap kali tidak sadar bahwa ia menderita herpes karena lecet terjadi di dalam vaginanya.
INFEKSI JAMUR
  • Disebabkan oleh jamur, tapi bukan jamur yang bisa untuk masak lho.
  • Menyebabkan kegatalan berwarna merah di bawah kulit pria yang tidak disunat (baca: khitan) maksudnya dibawah kulup atau tutupnya penis.
  • Pada wanita akan ke luar cairan putih kental yang menyebabkan rasa gatal vaginanya, yang jelas gatal yang menyiksa pada vagina.
  • Dapat disembuhkan dengan krim anti jamur. Bisa dibeli diapotik, jangan salah membeli balsem yang jelas.
SYPHILIS (RAJA SINGA)
  • Disebabkan oleh bakteria. Lesi muncul antara 3 minggu sampai 3 bulan setelah berhubungan intim atau bersetubuh dengan penderita penyakit ini.
  • Luka terlihat seperti lubang pada kulit dengan tepi yang lebih tinggi. Pada umumnya tidak terasa sakit. hati hati jika pada kelamin anda ada tanda-tanda semacam ini.
  • Luka akan hilang setelah beberapa minggu, tetapi virus akan menetap pada tubuh dan penyakit dapat muncul berupa lecet-lecet pada seluruh tubuh Lecet-lecet ini akan hilang juga, dan virus akan menyerang bagian tubuh lain. Pokoknya ngeri. bayangkan jika anda harus menjadi HDS (Hidup Dengan Syphilis)
  • Syphilis dapat disembuhkan pada tiap tahapan dengan penicillin. Sebaiknya anda konsultasikan juga dengan Dokter Ahli Kelamin.
  • Pada wanita lesi dapat tersembunyi pada vagina, maksudnya dibagian lobang vagina sehingga tidak tampak gejala awalnya, ini sangat berbahaya, karena baru ketahuan jika sudah parah.
VAGINISTIS
  • Infeksi pada vagina yang biasanya menyebabkan keluarnya cairan dari vagina yang berbau dan menimbulkan ketidaknyamanan, yaiyalah hehehe..
  • Disebabkan oleh berbagai jenis bakteri (bakteri gonorrhea, chlamydia) atau jamur, ingat bukan jamur merang pastinya.
  • Juga dapat disebabkan oleh berbagai bakteri tidak berbahaya yang memang menetap pada vagina, hiii ngeri deh sama vagina kayak gitu..
  • Dapat diselidiki dengan meneliti cairan vagina tersebut dengan mikroskop, cukup cairannya yang diteliti bukan vaginanya yang di-mikroskop.
  • Pada umumnya dapat disembuhkan dengan obat yang tepat sesuai dengan penyebabnya. Jangan diobati dengan mixagrip ya…
BISUL ATAU KUTIL PADA ALAT KELAMIN
  • Disebabkan oleh virus (Virus Human Papilloma atau HPV), Kalau pada komputer seperti trojan horse.
  • Muncul berupa satu atau banyak bisul atau benjolan antara sebulan sampai setahun setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit tersebut. Gak enak kan kalau penis atau vagina kita benjol-benjol? jelek tahu!
  • Pada umumnya tidak dapat terlihat pada wanita karena terletak di dalam vagina, atau pada pria karena terlalu kecil. Dapat diuji dengan lapisan cuka. Jadi kalau melakukan pemeriksaan ini siap-siap penis Anda jadi kecut wkwkwkwk… 
  • Dapat berakibat serius pada wanita karena dapat menyebabkan kanker cervix.
  • Bisul pada kelamin ini dapat disembuhkan, wanita harus menjalankan pap smear setiap kali berganti pasangan intim, makanya satu aja yach!
KUTU KELAMIN
Sangat kecil (lebih kecil atau sama dengan 1/8 inch), berwana kelabu kecoklatan, menetap pada rambut kemaluan (sekitar tulang pubis). Dapat disembuhkan dengan obat cair yang digosokkan pada rambut kelamin. Tapi jangan salah dengan memberinya minyak brisk, bisa-bisa malah kerasan tu kutu.
KUTU DI BAWAH KULIT
  • Mirip dengan kutu kelamin, tetapi ukurannya lebih kecil dan menetap di bawah kulit. Ini lebih ngeri karena dibawah kulit, berarti tidak bisa dijitak kutunya.
  • Menyebabkan luka-luka kecil dan gatal di seluruh tubuh.
  • Diobati dengan obat cair yang diusapkan ke seluruh tubuh. Jadi bukan hanya kemaluan saja yang diobati.
  • Pakaian, seprei dan handuk harus dicuci setelah pengobatan, karena kutu dapat menetap pada kain-kain tersebut. Hati-hati nginep dihotel mesum ya. Bisa ketularan entar.
AIDS (ACQUIRED IMMUNE DEFICIENCY SYNDROME) ATAU HIV DISEASE
  • Penyakit akibat hubungan intim yang paling serius, menyebabkan tidak bekerjanya sistim kekebalan tubuh. Naudzubillah kalau yang ini karena kematian didepan mata.
  • Tidak ada gejala yang nyata tanpa penelitian darah, dan penderita pada awal-awal terinfeksi sehat-sehat saja kelihatannya.
  • Dapat menyebabkan kematian setelah sepuluh tahun setelah terinfeksi virus HIV.
  • Disebarkan melalui hubungan intim [berciuman, making love], berhubungan dengan lendir penderita dan pemakaian jarum suntik secara bersamaan.

0 komentar:

Posting Komentar